Saya menulis dua kata Ludeung dan Hirup.
Saya ingin menyemangati diri.
Dalam hidupku yang "sendiri" ini, ingin rasanya tetap suvive di muka bumi ini.
Ditengah gejolak dan hiruk pikuk kehidupan manusia yang sudah menyatu di jaman globalisasi.
Saya harus ludeung saya harus berani. Itulah motivasi kepada diri saya.
Kirti kanan hanya tertawa.
kiri kanan hanya mengintip.
Siapa teman dalam hidup ini?
Bagaimana berteman dalam hidup ini?
Siapa teman bejalan menuju "tujuan manusia"?.
Ketika malam menutupkan selimut gelap nya,
Diri ini terkadang tetap terjaga,
Cemas apa yang harus kulakukan esok hari.
Tetapi aku ini masih terus diberi napas oleh Sang Pencipta.
Di usia 71 ini
Sementara rekan sebaya ku sudah banyak yang meninggalkan dunia ini.
Aku masih tetap dapat membuka mata di esok hari.
terima kasih Tuhan.
dan aku harus berani melangkah mencari kehidupan di hari esok
Kuring kudu ludeung hirup. Ludeung = Berani Hirup = hidup.
Bismilahirahman ni Rohiimm ....
Ku tarik napas , ku tatap jalan dimuka
Marilah berjalan hai diri kedepan kedepan
Ke titik terang yang melambai lambai
Ciamis 15 Agustus 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar