Senin, 28 Agustus 2017

Tuhan
Kemana kaki harus kulangkahkan
Meraih rahmat dan rijki dari Engkau
Hari ini

Ya Allah
Jangan tinggalkan aku sendirian
Temanilah aku
Temanilah aku

Sunyi
Hening
Ngeri rasanya hidup begini

Ciamis, September 2017






MENJERIT DI MALAM HARI.

OH Ayah, oh Ibu,
Hati menjerit setiap malam, ketika mengingat Ayah dan Ibuku sudah tidak ada lagi didunia, diantara kami. Tapi aku anak tertua, harus tegar, kuat menghadapi situasi ini. Ya Allah tunjukkan kuasa-MU agar kami behagia esok hari. Berilah kami petunjuk, berilah kami jalan, untuk mendapatkan uang, dan banyak teman yang mau menolong. Sembuhkanlah adik-adiku yang sakit. Berilah mereka rejeki yang banyak agar hidupnya senang seperti orang lain, menimati pemberian-MU yang halal ya Allah. Lapangkan kubur kedua orang tuaku, hapuskan dosa keduanya. Bagaimanakah kami harus berbuat hari ini dan eskok hari Ya Allah Pemilik segala yang ada di bumi ini.
Turunkanlah rejeki dari langit.
Naikanlah rejeki dari sungai dan laut 
Turunkanlah rejeki dari udara

Jangan biarkan kami dalam gelap seperti ini, Ya Allah
Saya baru belajar membuat BLOG, belum mengerti.
Alat Internet ini, banyak gunanya, salahsatunya mencari buku/majalah/bahan tercetak dari luar negeri. Saya ingat ketika di SMA sering menulis dalam kartupos ke luar negeri lalu mendapat buku buku, majalah majalah dan foto foto. Bahan itu berguna sebab bisa dibuka kembali di saat kita perlu.
Jika hanya melalui alam maya, saya tak punya internet di rumah, juga alat alat pendukung lain.
TERIMA KASIH PARA ILMUWAN yang sudah menciptakan eh merangkai rangkai alat menjadi Internet ini.
Sekian.
Ajarin dong saya memanfaatkan BLOG ini.
Hormat saya,
ludeunghirup@gmail.com

Senin, 14 Agustus 2017

KEPADA IBU PERTIWI

KEPADA IBU PERTIWI

Dalam hening kumencari
Semilir jawaban suci
Hakekat anak negeri
Membela Ibu Pertiwi

Darah dan Nyawa telah disebar
Ditebar di haribaan Pertiwi

Namun apa harus digalang?
Untuk meneruskan juang??


E l a n ...
Nan tak kunjung padam

Yang membara di dalam dada bangsa Indonesia

Untuk meneruskan juang

Membela Ibu Pertiwi

Mengantarkan rakyat

Hidup aman

Sejahtera

K E T A H A N A N    N A S I O N A L .....

Itulah jawaban tunggal
Agar bangsa dan negara ini tetap kekal




323/5000
In silence ..........
I looked ............
Breezy holy answer
The nature of the country's children
To defend Mother Earth

Blood and life have been spread
Spread devoted to Mother

Then .... what to stand for

Unyielding spirit

To defend Mother Earth

National Defence
Is a single answer
For the nation to be victorious and eternal

Jangan tinggalkan kami

Saya menulis dua kata Ludeung dan Hirup.
Saya ingin menyemangati diri.
Dalam hidupku yang "sendiri" ini, ingin rasanya tetap suvive di muka bumi ini.
Ditengah gejolak dan hiruk pikuk kehidupan manusia yang sudah menyatu di jaman globalisasi.
Saya harus ludeung saya harus berani. Itulah motivasi kepada diri saya.
Kirti kanan hanya tertawa.
kiri kanan hanya mengintip.
Siapa teman dalam hidup ini?
Bagaimana berteman dalam hidup ini?
Siapa teman bejalan menuju "tujuan manusia"?.
Ketika malam menutupkan selimut gelap nya,
Diri ini terkadang tetap terjaga,
Cemas apa yang harus kulakukan esok hari.
Tetapi aku ini masih terus diberi napas oleh Sang Pencipta.
Di usia 71 ini
Sementara rekan sebaya ku sudah banyak yang meninggalkan dunia ini.
Aku masih tetap dapat membuka mata di esok hari.
terima kasih Tuhan.
dan aku harus berani melangkah mencari kehidupan di hari esok
Kuring kudu ludeung hirup. Ludeung = Berani Hirup = hidup.
Bismilahirahman ni Rohiimm ....
Ku tarik napas , ku tatap jalan dimuka
Marilah berjalan hai diri kedepan kedepan
Ke titik terang yang melambai lambai

Ciamis 15 Agustus 2017